Site Loader

A. PENDAHULUAN

 

Dalam
pertumbuhan dan pembangunan sebuah Negara, Pembangunan infrastruktur adalah hal
yang utama. Dikarenakan Kuantitas dan kualitas yang tersedia dari
infrastrukttur dan  bagaimana masyarakat
mampu dan dapat mengakses nya. Fungsi dan manfaat dari infrastruktur mempunyai
peranan dan pengaruh untuk peningkatan kualitas dari hidup masyarakat. Salah
satu indikator dari berhasilnya pembangunan adalah kulitas dari hidup masyarakat
yang dapat diukur dari kemudahan pemenuhan kebutuhan dasar dari masyarakat
seperti mudahnya mendapatkan dan mengakses infrastruktur seperti air, jalan,
jembatan (Mary, 2012).

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Dikarenakan,
dalam jangka panjang pembangunan dan perbaikan infrastruktur akan memberikan
dampak terhadap pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, Infrastruktur yang
tersedia baik secara kuantitas dan kualitas dapat mendukung kehidupan masyarakat
dapat mempengaruhi dan menjadikan faktor faktor yang mempengaruhi sukses dan
gagalnya sebuah Negara, yang diukur dari : diversivikasi produk, perdagangan
yang luas, penekanan jumlah penduduk, penurunan kemiskinan dan perbaikan
kondisi lingkungan (Berechman, 2002). Sehingga dapat dikatakan bahwa
peningkatan dan perbaikan infrastrukktur 
memainkan peranan yang penting terhadap pengukuran produktivitas dan
pembangunan dari sebuah Negara dan mengakibatkan kualitas hidup masyarakat
menjadi meningkat.

Pada
umumnya, investasi infrastruktur ditandai oleh sejumlah modal yang besar dan
tidak terpisah. Pendanaan dari investasi infrastruktur didapatkan dari
investasi dalam negeri dan investasi asing, jika investasi dalam negeri tidak
mencukupi dan untuk memberi pendorong juga dibutuhkan bantuan dari luar salah
satunya didapatkan dari investasi asing, pemerintah bertanggung jawab untuk
membuat kebijakan, ketentuan dan peraturan serta regulasi berkaitan dengan
konsep dan sistem investasi asing (Aklilu, 2000). Karena nya pemerintah harus
serius dalam membuat ketentuan keuangan untuk investasi infrastruktur dari
tahun ke tahun yang dibuktikan dengan terus meningkatnya anggaran pengeluaran
pemerintah pusat terhadap peningkatan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan
investasi infrastruktur. Sub sektor infrastruktur khususnya pembangunan
infrastruktur fisik  seperti infrastruktur
publik (energi, gas, ketersediaan air, jalan, jembatan, dam dan irigasi) dan
fasilitas infrastruktur untuk transportasi seperti (stasiun, pelabuhan udara
dan pelabuhan laut) yang juga akan meningkatkan keuntungan bagi sektor swasta.

Di
Indonesia, investasi infrastruktur pada era Presiden Joko widodo menjadi
prioritas utama, pengeluaran pemerintah pada pembangunan infrastruktur terus
meningkat pertahunnya. Investasi infrastruktur sangat penting bagi pembangunan
jangka panjang sehingga kinerjanya perlu dievaluasi secara hati-hati untuk
memastikan efektivitas, efesiensi dan pemerataan untuk keputusan investasi
infrastruktur yang tepat pada sasaran.

Makalah
ini disusun berdasarkan literatur teoritis tentang investasi infrastruktur,
dengan menjawab pertanyaan penelitian yang dirumuskan sebagai berikut : Apakah
peningkatan pembiayaan investasi infrastruktur relevan terhadap investasi asing
yang berdampak terhadap pembangunan Indonesia?

 

B. LITERATUR REVIEW.

1.   
Investasi Infrastruktur di Indonesia.

Investasi adalah hal penting untuk
pertumbuhan produktivitas ekonomi. Investasi pada modal fisik seperti bangunan,
mesin dan peralatan, hal ini dapat meningkatkan produktivitas dengan dua cara,
yaitu dapat meningkatkan output pertenaga kerja serta meningkatkan proses
produksi. Investasi infrastruktur merupakan bahagian dari proses penanaman
modal. Terjadinya kegagalan terhadap investasi infrastruktur dapat
mengakibatkan dampak yang negatif terhadap peningkatan produktivitas. Pada
gambar di bawah ini, bisa dilihat data dari peningkatan anggaran dari
infrastruktur di Indonesia :

Sumber : kemenkeu.go.id

 

            Dari gambar di
atas terbukti bahwa Indonesia dari tahun 2011 sampai tahun 2017 meningkatkan
anggaran untuk peningkatan infrastruktur.

                  Sumber :
kemenkeu.go.id

Ketertinggalan
infrastruktur dan masalah konektivitas menimbulkan tingginya biaya ekonomi yang
harus ditanggung oleh masyarakat hingga rendahnya daya saing
nasional. Inilah yang menjadi dasar pemerintah mengakselerasi pembangunan
infrastruktur demi mengejar ketertinggalan dan meningkatkan pertumbuhan
ekonomi.
Saat ini, ketidakpastian ekonomi global membuat pemerintah mengambil
kebijakan fiskal ekspansif untuk mendorong perekonomian tetap tumbuh dan
melindungi masyarakat. Anggaran Pendapatan Belanja Negara disusun untuk
memenuhi dan melayani kebutuhan masyarakat Indonesia.

 

     Sumber : kemenkeu.go.id

 

Bila dibandingkan
dengan negara lain, rasio utang terhadap PDB dan tingkat per
kapita tahun 2016, Indonesia menjadi salah satu Negara yang paling rendah
nilainya.
Utang pemerintah memang meningkat. Namun, jika dilihat perbandingannya dengan
Produk Domestik Bruto (PDB), utang Indonesia masih tetap terkendali.

 

2. Investasi Asing untuk Investasi Infrastruktur.

 

Pada umumnya investasi
memainkan peranan yang penting dalam akumulasi dari modal fisik dan modal
peningkatan tenaga kerja. Anwar dan Nguyen (2010) menindikasikan bahwa peranan
dari penanaman modal asing terhadap investasi infrastruktur  berdampak kepada pertumbuhan ekonomi.
Adeniyi, Omisakin, egwaikhide dan Oyinlola (2012) menyimpulkan bahwa tingkatan
keuangan memegang peranan penting pada penanaman modal asing terhadap
pertumbuhan perekonomian yang ditandai naiknya pendapatan perkapita pada Negara
berkembang.

Penelitian oleh Kok
dan Ersoy (2009) menyatakan bahwa kontribusi yang signifikan dari infrastruktur
yang berdampak terhadap peningkatan dari ketertarikan penanaman modal asing.
Infrastruktur yang terdiri dari sarana komunikasi, transportasi, jalan dan
pelabuhan, pada penelitian Khadaroo dan Seetanah (2010) menghasilkan bahwa
infrastruktur pada jangka panjang khususnya infrastruktur pada bidang trasnportasi
berpengaruh positif dan berkontribusi terhadap penanaman modal asing.

Ada dua alasan dari
pengalokasian investasi modal asing yang dikemukakan oleh Shatz dan Venables
(2000) yaitu horizontal atau ekspansi dasar yang memperluas ekonomi dari biaya
trasnportasi, tarif dan akses kepasar baru, yang bertujuan agar investasi modal
asing dapat meningkatkan dan menambah persaingan pada perusahaan diseluruh
dunia. Alasan yang kedua adalah alasan ekonomi dimana biaya produksi yang
rendah seperti biaya tenaga kerja, modal dan biaya bahan baku lainnya yang akan
memaksimalkan laba. Dimana hal ini diartikan sebagai konsep vertikal.
Kekurangan infrastruktur dan tidak layak nya infrastruktur yang tersedia
menyebabkan peningkatan dari biaya transaksi dan distribusi dan membatasi akses
dari pasar lokal dan pasar global yang pastinya menghambat penanaman modal
asing pada Negara Negara yang sedang berkembang (Mlambo, 2016).

Pada Negara
berkembang, peranan dari infrastruktur adalah sebanyak dua kali lipat, promosi dari
investasi asing dan pengembalian yang lebih besar terhadap investasi dari
pemilik bisnis dan usaha. Fung (2005) mengklasifikasikan infrastruktur keras yaitu
jalan, komunikasi, instalasi dan pelabuhan serta infrastruktur lunak yang
termasuk institusi yang transparan dan laporan intensif. Infrastruktur lunak
lebih penting dan utama dibandingkan dengan infrastruktur keras pada sistem
investasi asing. Selain itu, peneltian ini menjelaskan bahwa infrastruktur
lunak yang tercipta dengan baik akan menyebabkan dua kali keuntungan, reformasi
ekonomi dan terutama pasar yang lebih sehat pada infrastruktur lunak akan
meningkatkan investasi asing pada Negara berkembang.

            Penelitian dari Fung et al (2005) menghasilkan bahwa hasil
empiris dari regresi menunjukkan bahwa baik infrastruktur lunak dan
infrastruktur keras mempunyai dampak yang positif dan signifikan terhadap
investasi asing yang masuk walaupun hasilnya menunjukkan bahwa secara parsial
infrastruktur lunak lebih besar pengaruhnya dibandingkan dengan infrastruktur
keras terhadap investasi asing yang masuk ke Cina Hasil tersebut
mengindikasikan bahwa  implementasi dari
perubahan pasar (infrastruktur lunak) memiliki dampak yang lebih positif pada
ketertarikan investasti asing daripada infrastruktur keras seperti konstruksi
jalan dan pelabuhan.

            Penelitian yang dilakukan Rehman (2011) dampak infrastruktur
terhadap investasi asing di Pakistan pada waktu antara 1975 dan 2008.
Penelitian ini menunjukkan bahwa infrastruktur memiliki peranan terhadap
ketertarikan investasti asing dan hasil penelitian juga menunjukkan bahwa nilai
tukar suku bunga, ukuran pasar dan ketersediaan dari infrastruktur juga
mempengaruhi investasi asing. Penelitian menghasilkan bahwa infrastruktur
memiliki peranan penting terhadap ketertarikan investasi asing untuk
berinvestasi di Pakistan baik untuk masa dan waktu pendek atau untuk masa dan
waktu yang lama.

             

3. Pemecahan Permasalahan Investasi infrastruktur

Pertanyaan terpenting yang melibatkan investasi
infrastruktur bukan apakah ada kekurangan investasi infrastruktur, melainkan
apakah kebijakan pemerintah mengenai investasi infrastruktur harus diubah (Edward; 1994). Ada banyak sekali permasalahan  pada investasi infrastruktur, menurut
penelitian Edward (1994), permasalahan tersebut adalah :

 

 

1.   
Dana Hibah Federal

Pemerintah federal memberikan dana hibah
yang sesuai untuk proyek infrastruktur, dengan kecocokan federal dan kebutuhan dari daerah masing masing

2.   
Biaya
Pengguna

Untuk
mengenakan biaya pengguna untuk fasilitas infrastruktur, yang pastinya untuk
jalan raya dan infrastruktur transportasi lainnya, banyak struktur pendidikan
tinggi (biaya pengguna umumnya dikenal sebagai uang sekolah), rumah sakit,
banyak sistem air dan selokan, beberapa struktur konservasi, dan beberapa
struktur industri

            Sedangkan
pemecahan masalah dari investasi infrastruktur, yang dikemukakan oleh Gabriel
(2015), adalah :

1.   
Hanya satu investasi yang utama yang di izinkan dan
diperbolehkan untuk membangun infrastruktur

2.   
Diberikannnya waktu yang cukup untuk menanalisi resiko
dari keseluruan investasi infrastruktur yang dilakukan

3.   
Adanya waktu keputusan yang terbatas untuk pihak
investor baik dari pihak didalam negeai atau pihak asing untuk memutuskan apakah
akan berinvestasi atau tidak berinvestasi.

 

C. SISTESIS PENELITIAN

Saya mengemukakan
pendapat bahwa peningkatan pembiayaan investasi infrastruktur
relevan terhadap investasi asing yang akan berdampak terhadap pembangunan
Indonesia, dikarenakan dengan banyaknya dan ditingkatkannya investasi
infrastruktur, maka investasi asing semakin meningkat, karena pihak asing
merasa bahwa infrastruktur yang baik dan layak akan meningkatkan transportasi
dan distribusi sehingga akan mempercepat kembalinya dana yang telah
diinvestasikan, semakin banyaknya investasi asing masuk ke Indonesia akan
mengakibatkan pertumbuhan ekonomi meningkat dan tentu saja akan meningkatkan
pendapatan perkapita penduduk Indonesia seperti terciptanya banyak lapangan
pekerjaan, penurunan pengangguran, daya beli masyarakat yang meningkat,
sehingga bertujuan meninkatkan pertumbuhan ekonomi.

Literaur yang
berkaitan, seperti pada hasil penelitian yang menunjukkan bahwa infrastruktur
mempunyai pengaruh secara langsung terhadap pertumbuhan ekonomi (Canning dan
Pedroni; 2004). Infrastruktur berpengaruh terhadap produktivitas dan efesiensi
yang akhirnya berdampak kepada perekonomian (Mitra; 2002). Penelitian di India,
Hulten (2006) menyatakan bahwa investasi infrastruktur merupakan salah satu faktor
yang berperan penting terhadap peningkatan dan pertumbuhan ekonomi, sama juga
dengan hasil penelitian dari Sharna dan Sehgal (2010) dengan perbedaan pada
metodologi penelitian yang menggunakan metode teknik panel. Sama hal nya dengan
penelitian di China, penelitian yang dilakukan oleh Fan (2002) yang menemukan
hasil dampak dari infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi dan pengurangan
kemiskinan. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Raj (1993), Hanmer (2000)
dan Estache (2006) menemukan bahwa ketentuan yang mengatur infrastruktur
memiliki dampak yang negatif terhadap aktivitas ekonomi. Penelitian Babatunde
(2011), dengan menggunakan data panel dari Negara Negara Afrika antara periode
1980 sampai 2003, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara
infrastruktur, perdagangan bebas, investasi asing dan pertumbuhan ekonomi.
Hasil ini menunjukkan bahwa volume dari investasi asing yang masuk tergantung
kepada banyaknya perdagangan bebas dan pendapatan perkapita. Hasil selanjutnya
menunjukkan bahwa investasi asing dan pertumbuhan ekonomi mempunyai hubungan
yang signifikan dan positif dan adanya interaksi antara infrastruktur dan
investasi yang mampu meningkatkan penanaman modal dari investasi asing.
Penelitian yang dilakukan oleh Kirkpatrick (2006) yang ingin melihat pengaruh
dari peraturan pemerintah mengenai investasi asing terhadap proyek
infrastruktur pada tahun 1990 sampai tahun 2002, data yang tersedia diambil
dari Bank Dunia, hasil dari penelitian bahwa investasi asing berdampak positif
terhadap kerangka kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah, hasil yang
didapatkan regulasi pemerintah lemah dan rentan terhadap pelaksanaan penerapan
pada investasi asing.

Penelitian yang
menentang dan kontra adalah penelitian dari Houghwout (2001) yang menentang, Houghwout
menyatakan bahwa ketersediaan dari infrastruktur yang digunakan untuk umum
mengakibatkan biaya yang lebih rendah dari perusahaan swasta walaupun jika
tidak ada hubungan dan peranan infrastruktur terhadap produksi perusahaan
swasta. Begitu juga halnya dengan penelitian yang dilakukan Rehman (2011)
dengan hasil penelitian, tidak ditemukan hasil dari penelitian yang menyebutkan
bahwa infrastruktur berdampak dan berpengaruh terhadap investasi asing dengan
studi kasus di Pakistan. Dengan data yang digunakan berupa data runtut waktu
dari Tahun 1975 sampai Tahun 2008, tetapi variabel lainnya ukuran pasar,
memiliki pengaruh yang signifikan dan positif.

 

D. Penutup

Saran yang sebaiknya
dilakukan, adalah :

1.   
Organisasi Pendonor Internasional sebaiknya fokus
trehadap perbaikan infrastruktur dasar yang akan menghasilkan dua keuntungan,
yaitu memperbaiki dan memelihara masuknya investasi asing.

2.   
Kebijakan yang dibuat pemerintah sebaiknya juga
menjadi kunci utama dalam pembangunan infrastruktur yang sejalan dan
berhubungan dengan faktor faktor kebijakan yang dibuat oleh pemerintah.

 

Post Author: admin

x

Hi!
I'm Rhonda!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out